Tapanuli Tengah – Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) di wilayah Kodim 0211/TT, terus bekerja keras membangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di wilayah Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jembatan ini menghubungkan akses jalan dari Kelurahan Padang Kasiang dengan Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Barus, yang terdampak bencana. 22/02/2026
Pembangunan jembatan gantung ini bertujuan untuk memulihkan dan memperlancar akses transportasi masyarakat pascabencana, sehingga mobilitas warga serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal. Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan mal pondasi, mal coran pondasi, pengecoran pondasi, dan lain-lain.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas Gulbencal melibatkan personil dari Kodim 0211/TT, Yonif 125/SMB, Yon TP 905/TS, dan Yon TP 906/SLG, dengan menggunakan alat berat excavator Pindad 200 milik PUPR Provinsi Sumatera Utara, serta peralatan manual seperti cangkul, sekop, palu, gerinda, dan lain-lain. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda telah mencapai sekitar 53 persen.
Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub., Int., M.H.I, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemulihan infrastruktur masyarakat pascabencana. “Melalui Satgas Gulbencal, TNI berupaya menghadirkan kembali akses penghubung yang aman dan layak, sehingga mobilitas masyarakat dapat kembali lancar dan aktivitas ekonomi bisa pulih,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik pembangunan jembatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada TNI atas bantuan dan dukungannya. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu kami dengan membangun jembatan ini. Semoga jembatan ini dapat segera selesai dan kami dapat menggunakan akses ini untuk meningkatkan perekonomian kami,” kata salah satu warga.
![]()
