Tapanuli Tengah – Babinsa Koramil 02/Sorkam, Serda Rudson Aritonang, membantu pegawai PLN melaksanakan pembenahan kabel listrik yang tertimpa ranting pohon di Desa Aek Nadua, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (19-04-2026).
Kejadian bermula saat ranting pohon patah menimpa jaringan kabel listrik PLN akibat angin kencang pada Sabtu malam. Akibatnya, aliran listrik ke rumah warga Desa Aek Nadua padam total. Begitu mendapat laporan dari warga, Serda Rudson Aritonang langsung turun ke lokasi bersama petugas PLN, Ruben Pasaribu, untuk melakukan penanganan.
“Kami langsung koordinasi dengan pihak PLN dan warga. Bahaya kalau kabel listrik yang aktif ketimpa ranting dibiarkan. Bisa korsleting atau makan korban. Jadi kita bantu evakuasi rantingnya dan amankan kabelnya dulu,” kata Serda Rudson Aritonang di lokasi.
Petugas PLN, Ruben Pasaribu, menjelaskan timnya bergerak cepat setelah dapat laporan. “Kami bersama Pak Babinsa dan warga gotong royong motong rantingnya. Setelah jalur aman, langsung kami sambung lagi kabel yang putus. Sekitar 2 jam pengerjaan, listrik udah nyala,” ujarnya.
Proses pembenahan dilakukan secara gotong royong. Babinsa bersama petugas PLN dan warga memotong ranting pohon yang menimpa kabel menggunakan gergaji mesin. Setelah ranting berhasil disingkirkan, petugas PLN langsung memperbaiki jaringan kabel yang putus agar aliran listrik kembali normal.
Danramil 02/Sorkam, Kapten Cke Firman Sitompul, mengapresiasi gerak cepat Babinsanya di lapangan. “Ini bentuk nyata kepedulian TNI di wilayah. Babinsa harus selalu hadir membantu kesulitan rakyat, apalagi menyangkut keselamatan dan kebutuhan dasar seperti listrik. Saya perintahkan semua Babinsa Koramil 02/Sorkam responsif kalau ada kejadian seperti ini,” ujarnya.
Berkat kerja sama Babinsa, PLN, dan warga, aliran listrik di Desa Aek Nadua sudah kembali menyala pada Minggu siang. Warga menyampaikan terima kasih atas bantuan TNI dan PLN yang cepat tanggap.
![]()
