BOVEN DIGOEL, PAPUA SELATAN – Satgas Swasembada Yonif 126/Kala Cakti Koops TNI Habema kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di wilayah perbatasan dengan menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga Kampung Wametkapa, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya bagi warga di daerah terpencil dan perbatasan RI–PNG yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
Dalam kegiatan itu, personel Satgas Yonif 126/Kala Cakti memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, pembagian obat-obatan, hingga edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran prajurit TNI di Kampung Wametkapa pun disambut hangat dan penuh antusias oleh masyarakat. Warga merasa terbantu dengan pelayanan kesehatan yang diberikan secara langsung oleh personel Satgas, terlebih fasilitas kesehatan di wilayah tersebut masih sangat terbatas.
Danpos Wametkapa, Lettu Inf Boy Saragih, mengatakan bahwa kegiatan pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 126/Kala Cakti untuk terus hadir membantu masyarakat, baik dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah maupun mendukung kesejahteraan warga di daerah penugasan.
“Prajurit TNI harus mampu menjadi sahabat masyarakat dengan memberikan solusi nyata atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga, khususnya di daerah terpencil dan perbatasan,” ujar Lettu Inf Boy Saragih.
Sementara itu, Dansatgas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Muh S Yahya Ginting menegaskan bahwa kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang dilakukan jajarannya merupakan bentuk pengabdian TNI kepada rakyat.
“Kehadiran Satgas Yonif 126/Kala Cakti di Papua tidak hanya menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir untuk membantu, melayani, dan menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi warga,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Melalui pelayanan kesehatan ini, kami berharap tercipta kedekatan emosional yang semakin kuat antara prajurit dan masyarakat. TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kesehatan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan persaudaraan di tanah Papua,” tambah Dansatgas.
Kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat melalui pengabdian prajurit TNI yang terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah penugasan, khususnya di wilayah perbatasan Papua Selatan.
(Tim Red-)
![]()
