Kampar – Tokoh adat masyarakat Jawa sekaligus Ketua Transmigrasi Kabupaten Kampar, H. Nur Mustofa, S.Pd., M.Si, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kampar atas terobosan inovasi digitalisasi desa Silontiok yang dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran anak.

Menurut H. Nur Mustofa, kehadiran aplikasi digitalisasi tersebut sangat membantu masyarakat karena memangkas jarak, waktu, dan proses birokrasi yang selama ini dianggap menyulitkan.
“Dengan hadirnya alat aplikasi ini, masyarakat benar-benar terbantu dan tidak lagi merasa dipersulit. Tidak perlu jauh-jauh mengurus KK dan Akta Kelahiran. Cukup mendaftarkan di Kantor Camat Tapung Hulu, dokumen bisa langsung terbit dalam hitungan waktu singkat,” ujarnya.
Ia pun mengaku sangat mengapresiasi terobosan Pemerintah Kabupaten Kampar di bawah kepemimpinan Bupati Kampar Ahmad Yuzar.
“Saya sangat mengapresiasi terobosan Pemerintah Kabupaten Kampar di bawah naungan Bapak Bupati Ahmad Yuzar. Ini langkah nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Hal tersebut disampaikan H. Nur Mustofa kepada awak media pada Selasa (23/12/2025). Diketahui, H. Nur Mustofa merupakan salah satu tokoh adat yang sangat disegani di wilayah Kecamatan Tapung Hulu, dikenal sebagai sosok dermawan serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat.
Berdasarkan pantauan awak media, H. Nur Mustofa juga turut hadir sebagai tamu undangan dalam acara launching inovasi pelayanan publik PATEN CETAR (Pelayanan Terpadu, Cepat, dan Transparan) yang terintegrasi dengan aplikasi Silontiok.
Aplikasi digitalisasi desa Silontiok tersebut resmi diluncurkan langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar pada Senin, 22 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital di Kabupaten Kampar.
(Dani)
![]()
