Bangkinang : Garda24jam.com– Sabtu, 26 Juli 2025 Ibnu, salah seorang tokoh yang dikenal dekat dengan Bupati Kampar Ahmad Yuzar, angkat bicara terkait tudingan miring yang menyebut dirinya pernah ikut campur dalam urusan keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Ibnu pernah mendesak bahkan menggertak pihak keuangan RSUD agar memperlihatkan jumlah saldo pendapatan rumah sakit. Tuduhan ini sontak menuai perhatian publik, terutama di kalangan internal rumah sakit dan pemerintahan daerah.
Menanggapi hal itu, Ibnu dengan tegas membantah semua tuduhan. Ia menyebut informasi tersebut tidak benar dan sangat merugikan nama baiknya.
“Saya tidak pernah melakukan hal seperti itu. Itu bukan fungsi saya. Untuk apa saya ingin tahu jumlah pendapatan RSUD?” ujar Ibnu kepada awak media, Sabtu (26/7).
Ibnu mengaku kecewa dengan adanya penyebaran informasi tanpa dasar dan menantang pihak yang menuduhnya untuk tampil ke depan.
“Tolong sebutkan siapa nama orang keuangan RSUD yang bicara sedemikian. Jumpai dia sama saya! Bahkan saya bakal melacak pejabat seperti itu. Ngomong seenaknya saja,” ucapnya dengan nada tinggi.
Ibnu menduga kuat bahwa tudingan tersebut dilontarkan oleh oknum internal RSUD yang ingin menciptakan kegaduhan atau konflik kepentingan. Ia juga meminta agar pihak rumah sakit dapat bertanggung jawab menelusuri siapa yang menyebarkan informasi bohong tersebut.
“Kalau saya dekat dengan bupati, bukan berarti saya bisa mencampuri semua urusan, apalagi soal keuangan rumah sakit. Ini tudingan ngawur dan penuh kepentingan,” tambahnya.
Ibnu mengingatkan seluruh pihak, terutama aparatur pemerintahan dan instansi pelayanan publik, untuk menjaga etika komunikasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Kalau ini terus dibiarkan, saya tidak segan menempuh jalur hukum. Nama baik itu mahal,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Bangkinang belum memberikan keterangan resmi terkait siapa pegawai yang pertama kali menyampaikan informasi tersebut ke publik.
![]()
