GARDA24.COM.Painan–Nenek berusia 75 tahun di Kampung Ujung Air Nagari Amping Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan, tinggal sendirian di gubuk reot. Kondisinya cukup memprihatinkan, gubuk yang ditinggalinya hampir roboh.Atap rumah pada bocor tidur beralaskan tikar tidak memadai.
“Nenek ijus namanya. Ia sudah belasan tahun tinggal di gubuk yang terbuat dari papan tersebut sejak suaminya meninggal dunia. Sempat mempunyai 1 anak, namun saat usia masih kecil suaminya meninggal dunia karena sakit.Pantauan awak media Rabu (7/10/2026)
“Kondisi rumah ijus cukup memprihatinkan dan hampir roboh. Terletak di Kampung ujung air, Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera Dinding papan dan atap banyak yang bolong, sehingga ketika ada hujan angin kondisinya bocor.
“Tidak hanya itu, di gubuknya pun tidak ada kamar mandi, sehingga untuk keperluan BAB ia harus berjalan kaki ke bawah rumahnya. Sebab letak rumahnya berada di lereng tebing balik air tepi pantai.
“Iya sudah lama tinggal di sini sendirian, suami sudah meninggal dunia. Sekarang hanya ada anak tapi maunya. “Emak ingin tinggal di sini saja,” katanya saat ditemui di gubuknya.
“Tidak ada kesibukan yang dilakukan Ijus mengingat usianya sudah renta.Bahkan kerja sambil duduk merut lidi nipah untuk dijual 3 ribu perkilo.Untuk kebutuhan makan sehari-hari ijus mengandalkan pemberian dari tetangga.
Alhamdulillah untuk makan banyak yang ngasih dari tetangga dari semuanya,” kata ijus
“Sementara itu, Wali Nagari Amping Parak Irwan desrinaldi SIP menjelaskan masyarakat setempat dari dulu sudah maksimal dalam membantu Nenek ijus Makan sehari-hari tidak kekurangan dari masyarakat setempat.
“Rumah gubuk yang kini sudah reyot tersebut sebelumnya dibangun oleh warga, bahkan sudah yang kedua kali. Hanya memang sudah lama belum ada perbaikan lagi.
Adapun sekarang jadi liputan ya Alhamdulillah. Mudah-mudahan ada kebaikan ke depannya berlanjut. Nenek ijus sudah sendiri sejak 15 tahunan, awalnya disini kemudian keluar daerah ikut suaminya lalu kembali kesini setelah suaminya meninggal. Tinggal sendirian,” ungkapnya.
“Namun hal tersebut pernah dijanjikan oleh pihak yang berwenang Dikabupaten Seperti BPBD Kabupaten untuk memperbaiki rumahnya,Bahkan nenek ini sudah membuat nmbor rekening sampai sekarang hanya janji tinggal janji,tidak ada sama sekali.
![]()
