Kampar ; Garda24jam.com–– Pemilik usaha galian C ilegal di Simpang Tibun, tepatnya di sebelah kanan Jalan Lintas Bangkinang–Pekanbaru, mengaku menjadi korban pemerasan oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan media Mabes Polri.
Menurut pengakuan pemilik galian C yang enggan disebutkan namanya, aksi pemerasan itu telah berlangsung sejak lama. Setiap bulannya, oknum tersebut diduga meminta uang sebesar Rp1 juta.
“Sejak dulu sampai sekarang mereka terus memeras kami. Setiap bulan mereka minta uang Rp1 juta. Emang usaha kami ini untuk kalian makan enak? Kalau mau uang, yuk sama-sama kita tungguin galian C kami ini di sini,” ungkapnya Jumat (1/8).
Informasi yang diperoleh dari beberapa sumber menyebutkan, aktivitas galian C di Simpang Tibun sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa mengantongi izin resmi. Meskipun ilegal, hingga kini aktivitas tersebut belum pernah ditertibkan oleh aparat penegak hukum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan oknum yang dimaksud belum memberikan klarifikasi terkait dugaan pemerasan ini.
(Dani)
![]()
