Kampar – Dugaan kasus bullying atau penganiayaan yang melibatkan oknum guru terhadap seorang siswa di SMKN 1 Bangkinang, Kabupaten Kampar, menuai perhatian serius dari Ketua Umum LSM Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tomi Turangan SH MH.
Saat dimintai tanggapannya, Selasa (12/8/2025), Tomi mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk segera mencopot Yusrin dari jabatan Kepala Sekolah SMKN 1 Bangkinang. Menurutnya, Yusrin terkesan tidak becus dalam menangani masalah ini.
“Kasus ini menyangkut keselamatan dan psikologis siswa. Kepala sekolah seharusnya bergerak cepat dan bijak, bukan justru membuat pernyataan yang terkesan membantah dan menyudutkan pemberitaan wartawan,” tegas Tomi.
Ia menilai, pernyataan Yusrin di sejumlah media online yang menyebut pemberitaan wartawan tidak benar menunjukkan bahwa kepala sekolah tersebut tidak detail dan kurang bijak dalam mencari kebenaran terkait objek kasus yang terjadi di lingkungan sekolahnya.
Tomi menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap mendorong langkah hukum jika diperlukan. “Kami minta Dinas Pendidikan Provinsi Riau turun tangan dan bertindak tegas. Jangan biarkan kasus ini berlarut-larut,” pungkasnya.
(Red)
![]()
