Rumbio Jaya – Kepala Desa Tambusai, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, Krido Kawal, angkat bicara menanggapi pemberitaan di media online yang menyebut dirinya tidak transparan dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) desa.
Dalam klarifikasinya, Krido menegaskan bahwa selama menjabat sebagai kepala desa, tidak pernah terjadi persoalan atau perselisihan antara dirinya dan masyarakat Tambusai.
“Ya benar, saya selama ini bersifat transparan terhadap warga. Seluruh kegiatan di desa kami terbuka kepada publik, tidak ada yang ditutup-tutupi,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (7/8).
Menurutnya, persoalan yang mencuat belakangan ini hanya disebabkan oleh kesalahpahaman antara perangkat desa dengan sebagian warga. Namun, hal itu sudah diselesaikan secara musyawarah.
“Mungkin terkait persoalan kemarin ada perselisihan paham antara perangkat desa di bawah dengan warga. Sudah saya luruskan. Warga yang tidak puas sudah kami panggil dan dimusyawarahkan. Bahkan saya tegaskan kepada perangkat, jika tidak transparan kepada warga, lebih baik mundur. Jangan adu domba saya dengan masyarakat,” tegas Krido.
Ia juga menambahkan bahwa selama menjabat, dirinya tidak pernah memegang langsung data pendapatan desa. Data tersebut sepenuhnya dikelola oleh perangkat di bawahnya.
Krido menampik tudingan miring terhadap dirinya. Ia menyatakan bahwa selama masa kepemimpinannya, Desa Tambusai tidak pernah tersandung dugaan kasus korupsi.
“Waktu ulang tahun desa di zaman Bupati Firdaus, kami sembelih dua ekor kerbau dari dana pendapatan desa, tanpa bantuan sepeser pun dari pemerintah daerah,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Krido mengajak seluruh masyarakat Tambusai untuk tetap kompak dan tidak mudah terprovokasi.
“Mari bersama-sama bergotong royong membangun desa yang aman, tenteram, dan jauh dari keributan provokatif,” pintanya.
(Dani)
![]()
