Pekanbaru, 14 Agustus 2025 – Sungguh ironis, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dosen dan tenaga kependidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau mengaku tidak menerima tunjangan uang makan selama tiga bulan terakhir. Kondisi ini memunculkan rasa kecewa sekaligus kesan adanya perlakuan diskriminatif terhadap ASN PPPK di lingkungan kampus tersebut.
Ketua Asosiasi Dosen ASN PPPK Komisariat UIN Suska Riau, Afrizal Ahmad, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah tiga kali melakukan audiensi dengan pimpinan universitas. Namun, hingga kini belum ada penjelasan rinci dan konkret terkait penyebab keterlambatan pembayaran.
> “Kondisi seperti ini baru kali terjadi, sebelumnya tidak pernah ada. Kami berharap pemangku kebijakan segera membayarkan uang makan ASN PPPK. Ini bukan hanya soal jumlah uangnya, tetapi menyangkut penghargaan dan perlakuan yang pantas terhadap sumber daya manusia yang menjadi modal utama penyelenggaraan perguruan tinggi,” tegas Afrizal.
Situasi ini dianggap semakin paradoks di tengah komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas nasional.
“Bagaimana mungkin mutu pendidikan dapat meningkat jika tenaga pengajarnya terhambat masalah kesejahteraan?” tutup Afrizal.
Dani
![]()
